NAH INI DIA: Menjadi Pemborong Sukses Sepupu Bini “Diborong” Juga

BEGY , 45, memang pemborong sukses. Karena banyak duit, dia sukses juga jadi “pemborong” perempuan. Celakanya, Ny. Menuk, 37, sepupu daripada istrinya, “diborong” juga di dalam hotel. Keruan saja istri Begy  melabrak si sepupu gatelan, bahkan kemudian minta cerai. Orang sabar itu kekasih Allah. Maka banyak pula wanita tetap bersabar ketika suaminya pentalitan koleksi WIL, dari WIL satu ke WIL lainnya. “Nanti kalau sudah “buntung” (putus) kan kapok sendiri,” begitu kata istri yang begitu pemaaf terhadap kelakuan suami. Celakanya, banyak suami yang tak menyadari sedang “dimanjakan” oleh istrinya. Akibatnya, dia baru kapok benar-benar kapok setelah kena batunya. Lelaki yang tak tahu diuntung itu salah satunya Begy , warga Surabaya. Dia memang pemborong sukses, dengan kualifikasi kontraktor K-3 dia sering mengerjakan proyek pemerintah, meski sering hanya sub-kontraktor. Tapi ya begitulah kaum lelaki, mentang-mentang banyak duit, hobinya begituan dengan perempuan yang bukan istrinya. Bahasa kerennya: WIL alias Wanita Idaman Lain. Lima belas tahun berumahtangga, pengalaman tentang wanita begitu banyak. Tapi Ny. Wulan, 41, sebagai istrinya tetap saja bersabar karena prinsipnya, yang penting belanja di rumah dicukupi, selesai! Dan karena istrinya permisif, Begy Sujana makin menggila. Setiap perempuan cantik maunya dipacari. Misalkan duitnya triliunan, pasti bukan untuk Nyawapres, melainkan justru macari janda-janda se-RW. Paling kurang ajar, meski sudah kenyang punya berbagai WIL, Begy Sujana diam-diam tertarik pada Menuk, sepupu istrinya. Padahal dia juga sudah punya suami, meski hanya pengangguran. Tapi justru karena pengangguran itulah Begy jadi berani mendekati. “Masak perempuan hanya diberi bonggol, pasti doyan dan butuh benggol juga,” begitu analisa Begy. Analisa Begy ternyata tepat dan pas. Sebab sekali waktu Menuk datang padanya mau pinjam duit Rp 500.000,- Langsung saja dikasih, dan ketika mau dikembalikan sebulan kemudian ditolaknya. Menuk pun merasa berutang budi, dan Begy pun langsung: masuk Pak Eko! Maka ketika tangan sang kontraktor itu mulai nakal, dia tak bisa menolak. Kebetulan rumah sedang kosong, dan Menuk pun diseret ke kamar sehingga terjadilah peristiwa mesum itu. Sejak itu Menuk sering dibawa ke hotel, pulangnya diberi sejumlah uang untuk keluarga di rumah. Saking seringnya “barter” antara benggol dan bonggol, sikap Menuk pada Begy sungguh seperti pada suami sendiri. Sampai-sampai pukul 04.00 pagi berani telepon ke HP Begy. “Mas, katanya ngajak kencan di hotel, kirimi duit dong  buat belanja dapur.” Kata Menuk di seberang, sepertinya yakin yang menerima Mas Begy Sujana. Padahal, yang nerima justru Wulan, karena Begy-nya masih ngorok. Maka Wulan demi mendengar kata-kata perempuan yang suaranya sangat dikenalnya itu, langung balik nyemprot adik sepupunya itu. “Oo dasar perempuan gatel, suami kakak sendiri kamu ganggu juga.” Omel Wulan. Sadar bahwa yang menerima bukan Begy, HP buru-buru ditutup. Tentu saja Wulan belum puas ngokrok-okrok (ngomeli) adik sepupunya yang gatel tak tersembuhkan oleh obat gatal itu. Dia labrak ke rumahnya, sambil ngomel-ngomel tak keruan. Tapi Menuk bukannya minta maaf, malah balik menyerang Wulan. Dia malah menyalahkan istri Begy, sebagai perempuan yang tak bisa merawat suami, sampai jadi celamitan ke mana-mana. Suami Menuk mencoba menegur istrinya, pagi-pagi jangan ribut sama famili. Harus tenang, kan menjelang Pemilu serentak. Tapi malah suaminya didamprat disuruh diam. “Kamu lelaki tahu apa, saya sampai jadi begenggek (pelacur) kan biar keluarga bisa nyekek (makan).” Kata Menuk lantang. Suami Menuk mendadak mingkem, karena dihajar titik kelemahannya. Sedangkan  Wulan setelah puas maki-maki sepupunya balik ke rumah, dan langsung minta cerai pada suaminya. Tentu saja Begy  kaget, pagi-pagi kok ada yang minta cerai. Memangnya warung bubur ayam, pagi-pagi Kantor Pengadilan Agama sudah buka. Begy  memang bego, sepupu istri kok diborong juga. (*/Gunarso TS)

BEGY , 45, memang pemborong sukses. Karena banyak duit, dia sukses juga jadi “pemborong” perempuan. Celakanya, Ny. Menuk, 37, sepupu daripada istrinya, “diborong” juga di dalam hotel. Keruan saja istri Begy  melabrak si sepupu gatelan, bahkan kemudian minta cerai. Orang sabar itu kekasih Allah. Maka banyak pula wanita tetap bersabar ketika suaminya pentalitan koleksi WIL, dari WIL satu…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

chancer casino