Month: October 2019

NAH INI DIA: Dihajar Lelaki Pakai Tato Akhirnya Benar-Benar KO

TIDAK semua pria bertato bersikap galak. Tapi Somad, 37, dari Tasikmalayan ini jadi nekad. Demi melihat kakak kandungnya jadi sengsara gara-gara diselingkuhi Momon, 40, dia langsung menghajarnya dengan tangan kosong. Ee, ternyata PIL Teteh, 40, itu akhirnya mati juga kena swing dan jab. Ya sudah jadi urusan polisilah. Sesungguhnya punya PIL maupun WIL itu hanya…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Anggaran Lem Aibon DKI Sungguh Fantastis

BERAPA harga lem aibon kaleng kecil, paling-paling Rp15.000 Berapa harga ballpoint sebuah, paling-paling Rp5.000 Tapi ketika jadi proyek APBD 2020 di Pemprov DKI, dalam partai besar di Disdik Jakarta Barat lem aibon bisa seharga Rp82 miliar, sementara di Disdik Jaktim ballpoint jadi Rp124 miliar. Apakah salah imput data? Ketika partai baru PSI berhasil mengirimkan 8…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Buruh Perkebunan Sawit itu Akhirnya “Panjat” Anak Tiri (II)

Lantaran didukung setan itulah, Sugeng semakin pede mendekati anak tirinya. Dengan sedikit ancaman  akhirnya dia berhasil menggagahi anak tiri yang memang berpostur gagah itu. Karena keasyikan, Sugeng jadi ketagihan. Asal di rumah sepi, buruh pemetik sawit itu “panjat” anak tirinya. Ibu si anak sama sekali tak pernah tahu kelakuan terkutuk suaminya, sebab semua berlangsung saat…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Buruh Perkebunan Sawit itu Akhirnya “Panjat” Anak Tiri

JIKA ada ayah tiri paling celamitan di Kalsel, mungkin hanyalah Sugeng, 40, warga Kotabaru. Mentang-mentang jadi buruh kelapa sawit, sekali waktu mencoba “panjat” anak tirinya, yang masih 16 tahun. Lho, kok mengasyikkan juga ya. Skandal itu terbongkar saat Sugeng larang anak tirinya pacaran dengan lelaki lain. Rupanya ayah tiri jadi predator rumahtangga sudah menjadi gejala…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Biarlah Adik Ipar Tak Normal Yang Penting Rasanya Bung (II)

Lho, kok begitu koplak pikiran Halim? Karena secara bodi, gadis ini memang enak dilihat dan perlu. Soal mentalnya yang tidak normal, bukan menjadi halangan. Sebab dia meniru sikap pelawak Bendot almarhum, ”Yang penting rasanya Bung!” Di kala rumah sepi, dia merayu gadis itu untuk melayani kebutuhan biologisnya. Karena memang gadis tidak normal, ya tak tahu…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Biarlah Adik Ipar Tak Normal Yang Penting Rasanya Bung…

BAGI yang berotak normal, melihat gadis idiot pastilah timbul rasa iba. Tapi kalau berotak ngeres seperti Halim. 40, adik ipar idiot malah dijadikan pelampiasan. Prinsipnya niru pelawak Bendot, “Yang penting rasanya Bung!” Gara-gara ulahnya ini, Halim kini dikejar-kejar polisi Singkawang (Kalbar). Anak lahir cacat mental pasti tak pernah diharapkan keluarga. Tapi jika Allah Swt menakdirkan…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Pegawai Status Honorer Oleh Atasan Diewer-Ewer

ISTRI kerja biasanya untuk memperkuat ekonomi. Tapi Ny Berta, 30, dari Kupang (NTT) ini lain. Pegawai honorer di kantor pemerinthah daerah ini saat kerja malah jadi memperkuat syahwat atasanya, Iwan, 40. Belum lama ini mereka digerebek suami Berta di sebuah hotel. Keduanya dalam posisi polos tanpa sehelai benangpun. Jika ekonomi mapan, suami tak merelakan istri kerja…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Gara-Gara Cuma Nikah Siri Istrinya Dinikahi Pria Lain

NIKAH siri biasanya dalam senyap, tetangga tidak tahu. Maka ketika Sri Utami, 47, mau menikah resmi di KUA, dari RT-RW, lurah sampai KUA sendiri tak ada hambatan. Tahu-tahu Pak Penghulu digugat Jaswadi, 55, suami siri Sri Utami. Yang menjadi pertanyaan, apakah nikah siri itu ada bukti hitam putihnya? Menikah paling aman itu ya di KUA, karena…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Nembak WIL di Tambak Asri Suami Dilaporkan ke Polisi (II)

Tentu saja Watini tak percaya segala alasan dan alibi suami. Dia-diam dia membuntuti mobil Jamal. Lho, kok masuk daerah Tambaksari. Apa suami hobi olahraga, sehingga ke stadion Tambaksari? Ternyata tak masuk stadion, tapi mobil berhenti di rumah kos-kosan Jl. Tambak Asri. Dengan dada semakin mengkap-mengkap, dia mengikuti suami masuk ke dalam. Apa lacur, ternyata Jamal…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Nembak WIL di Tambak Asri Suami Dilaporkan ke Polisi

WATINI, 39, layak emosi di rumah kos-kosan Tambak Asri, Surabaya. Soalnya dia memergoki suami sedang “nembak” janda bahenol. Saking emosinya, Watini sampai teriak seperti kesurupan. Saking malunya Jamal, 45, istri diseret keluar dan ditampol berulang kali. Dilaporkan ke polisi, 3 bulan baru ketangkep. Lelaki memang suka begitu. Ketika rejeki naik sedikit alias “isa ngliwet kenthel”…

continue reading
No Comments