NAH INI DIA: Ber-Mama-Papa di Facebook Berakhir dengan Kematian

NYONYA Yusnia, 30, baru bermama-papa lewat FB bersama Marihot, 33, tapi Tobias, 35, yakin saja mereka berkoalisi sampai tahap “eksekusi”. Begitu dendamnya, Tobias mengajak sejumlah teman untuk menghajar Marihot sampai tewas. Polisi Barelang (Kepri) berhasil membekuk Tobias seminggu kemudian. Sejak ada HP, orang begitu mudah mencari PIL-WIL lewat dunia maya. Dari mencet nomer HP, lama-lama bisa mencet-mencet orangnya! Tapi karena HP pula, begitu mudah juga praktisi selingkuh ketahuan belangnya. Lewat jejak digital jadi terbongkar bagaimana para pelakunya memanjakan alat vital. Nah, jika ketemu para suami yang temperamental, salah-salah nyawa bisa ikutan mental! Kira-kira seperti itulah garis peruntungan Marihot, warga Batam. Dia tak menyangka bahwa dalam luhmahfudz sudah ditulis: nanti ajalnya gara-gara digebuki orang atas tuduhan selingkuh lewat FB! Tapi karena kematian itu rahasia Tuhan, Marihot tambah asyik saja main FB dengan Yusnia, padahal itu cewek sudah punya suami. Memang, ada peran setan dalam hubungan Marihot-Yusnia. Hati nurani Marihot dan Yusnia sebetulnya sudah mengingatkan, jangan! Tapi setan langsung memprovokasi. “Sepanjang suaminya tak tahu, ya nggak masalah,” kata si setan yang tak mau disebut namanya, baik secara lengkap maupun sekedar inisial. Demikianlah, karena diendors oleh setan yang punya partai, hubungan Yusnia – Marihot menjadi semakin serius. Keduanya saat main FB tak sungkan lagi menyebut papa dan mama. Celakanya, karta-kata sensitif itu tak segera dihapus dari HP-nya Nah, sekali waktu terbaca oleh Tobias, suami Yusnia. Tobias marah betul membaca kata-kata itu. Dia sendiri yang jadi suaminya, tak pernah disebut papa oleh istrinya. Kok ini malah istrinya berani menyebut papa pada lelaki lain. Ini kan kurang ajar namanya. Dan kemarahan Tobias bukan saja pada istri, tapi juga pada Marihot yang begitu lancan menyebut Yusnia dengan mama. “Mama, nenek lu… !” kata Tobias, seakan meniru Ahok saat teken disposisi ke DPRD DKI. Tobias lalu menganalisa. Tak mungkin mereka bermama-papa, jika belum dekat sekali, paling tidak sudah ada wudel ketemu puser. Langsung darah Tobias mendidih, bararti Marihot sudah melanggar wilayah kehormatan istrinya. Jika sudah begini harus dibikin perhitungan, kata batin Tobias sambil cari kalkulator. Kebetulan dia sudah kenal dengan Marihot. Tapi secara pisik, Tobias merasa kurang pede. Dia tinggi besar, sementara dirinya berpisik standar saja. Jika berantem pun pasti kalah. Maka dia lalu mengajak sejumlah temannya untuk jadi Timses dengan tugas nggebuki orang. Celakanya, mereka kok mau saja, padahal resikonya sangat berbahaya. Demikianlah, Marihot berhasil dipanggil, dan datang tanpa curiga. Tapi begitu tiba langsung dihajar berenam. PIL Yusnia itu sudah ampun-ampun minta maaf, tapi tak digubris. Dibawa keliling Batam pakai kendaraan, sepanjang jalan dianiaya sampai tak bergerak sama sekali. Seminggu kemudian mayat Marihot ditemukan di semak-semak dalam kondisi membusuk. Polisi Berelang mengejar pelakunya. Tobias ditangkap di kampung halamannya, Sumut. Begitu pula semua anggota “timses”-nya. Ancaman hukumannya bisa 15 tahun penjara sampai hukuman mati, karena kena pasal pembunuhan berencana. Mending timses Capres, jika menang minimal jadi Dubes. (Gunarso TS)

NYONYA Yusnia, 30, baru bermama-papa lewat FB bersama Marihot, 33, tapi Tobias, 35, yakin saja mereka berkoalisi sampai tahap “eksekusi”. Begitu dendamnya, Tobias mengajak sejumlah teman untuk menghajar Marihot sampai tewas. Polisi Barelang (Kepri) berhasil membekuk Tobias seminggu kemudian. Sejak ada HP, orang begitu mudah mencari PIL-WIL lewat dunia maya. Dari mencet nomer HP, lama-lama bisa…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

chancer casino