NAH INI DIA: Wajah Bayi Mirip PIL, Takut Tidak Diterima Suami

SEBETULNYA Wahidi, 42, lelaki pemaaf nomer wahid, se Sidoarjo (Jatim). Bayangkan, meski istrinya doyan selingkuh,, masih diterima juga. Tapi Warni, 35, sendiri yang merasa tertekan. Anak ke-5 hasil selingkuhannya itu dibuang, sehingga terbongkarlah skandalnya selama ini. Pakar percintaan merekomendasikan, menikahlah kamu dengan lelaki yang mencintaimu, niscaya akan dimanja. Tapi jika kau menikahi lelaki yang sangat kau cintai, siap-siap akan diperbudaknya. Inti pesan itu adalah, orang mencintai itu sangat pemaaf, bisa menerima segala positif dan negatifnya orang yang dicintai. Nah, lelaki paling pemaaf se Kabupaten Sidoarjo itu mungkin sosoknya adalah Wahidi. Tiga belas tahun membina keluarga, dia harus banyak bersabar, menyikapi kelakuan istrinya, yang ternyata bukan wanita setia. Bayangkan, meski Warni istrinya suka main mata dengan lelaki lain, dimaklumi saja dengan alasan demi stabilitas nasional rumahtangganya. Lima belas tahun lalu Warni adalah sosok gadis yang banyak jadi idaman lelaki. Cantik, bodi seksi, pintar membawa diri, menjadikan dia sebagai gadis yang selalu jadi dambaan kaum pria. Kalau partai, pastilah dia punya banyak kursi di DPR, sehingga kader cap apapun pengin jadi Calegnya setiap menjelang Pemilu. Wahidi kala itu juga berminat, tapi tak pernah dilirik oleh Warni. Sebab penampilan dan wajah Wahidi sangat standar. Ibarat mobil asal nggelinding saja, tanpa AC, tanpa power window, dan bannya belum radikal. Bandingkan dengan para pesaingnya, muda-muda, tampil kekinian, pokoknya cowok milenial lah. Tapi tiba-tiba Wahidi menjadi kuda hitam, karena punya kekuatan logistik yang handal, seperti Cawapres Sandiaga Uno menewaskan Cawapres-Cawapres lainnya. Cowok lain baru menjanjikan ini itu, Wahidi sudah memiliki. Maka akhirnya dialah yang berhasil mempersunting Warni. Sebagai “kuda hitam” tentu saja Wahidi kemudian bisa menyalurkan “tenaga kuda”-nya sepuas mungkin. Setelah memiliki anak satu, mulailah terungkap sisi buruk Warni. Ternyata, sebagai wanita yang katanya bisa membawa diri, pada akhirnya bisa pula dibawa-bawa lelaki lain ke mana saja suka. Ketika Wahidi mengetahui skandal ini mencoba memaafkan dengan pertimbangan kasihan anak-anak. Tapi rupanya Warni tak bisa menghargai pengorbanan suami. Dengan alasan suami lelaki dingin dan tak romantis, diam-diam dia terus berpetualang. Sampai punya beberapa anak, dia masih berpetualang. Rupanya Wahidi ini meski orang Surabaya termasuk lelaki suka sayur sambel tumpang. Meski ada “tempe bosok”-nya masih doyan juga! Buktinya dia terus memberikan nafkah lahir dan batinnya secara konsisten dan kosekwen. Buktinya, meski Warni dalam kondisi hamil tua, masih juga mencoba menikmati “sambel tumpang”. Beberapa hari lalu Warni melahirkan anak kelimanya di RSB Sidoarjo. Yang bikin kaget, bayi itu sangat mirip PIL-nya yang terakhir, lelaki asal Gedangan. Takut tak diterima suami, diam-diam dibuang ke tempat sampah. Beberapa jam kemudian ditemukan pemulung dalam kondisi mengenaskan. Keruan saja Warni jadi urusan polisi. Dalam pemeriksaan dia mengakui, terpaksa membuang bayi tersebut karena takut tak diterima suami. Memangnya kalau diterima suami, langsung dolar turun jadi Rp 13.000,- apa? (JPNN/Gunarso TS)

SEBETULNYA Wahidi, 42, lelaki pemaaf nomer wahid, se Sidoarjo (Jatim). Bayangkan, meski istrinya doyan selingkuh,, masih diterima juga. Tapi Warni, 35, sendiri yang merasa tertekan. Anak ke-5 hasil selingkuhannya itu dibuang, sehingga terbongkarlah skandalnya selama ini. Pakar percintaan merekomendasikan, menikahlah kamu dengan lelaki yang mencintaimu, niscaya akan dimanja. Tapi jika kau menikahi lelaki yang sangat…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

chancer casino