NAH INI DIA: Menikah Siri di Waktu Muda Akhirnya Dibohongi Belaka
USIA masih begitu muda, Nurbuat, 26, sok-sokan kawin siri. Tapi karena istri hanya jadi korban “aliran kebatinan”, Endang, 20, nekat pacaran lagi dengan cowok yang lebih menjanjikan. Nah, lihat istri sirinya kencan dengan lelaki lain, Nurbuat ngamuk. PIL Endang babak belur dikeroyok. Orang menikah siri biasanya karena menghindari poligami. Mau nikah resmi takut dengan istri di rumah, ya sudah gebedan baru itu hanya dinikah siri yang memang lebih si-dikit ri-sikonya. Yang penting kekasih kedua ini sudah halalan tayiban wa asyikan untuk dihubungi kelaminnya, sebagaimana layaknya suami istri. Tapi Nurbuat yang tinggal di Surabaya ini sok banget. Usia belum kepala tiga, sudah berani kawin siri. Padahal kawin resmi juga tak masalah, wong belum punya istri yang didaftarkan ke KUA. Dengan demikian jelas sekali, Nurbuat ini mau punya bini tapi tak mau keluar modal. Dia hanya mementingkan dia punya onderdil, tak mau menberi jaminan materil. Nurbuat memang ganteng. Ya karena kegantengannya itu banyak cewek yang mau digombali. Padahal soal pekerjaaan, dia tak punya cantolan yang pasti. Tempo-tempo kerja, tempo-tempo di rumah saja. Ya karena pertimbangan ekonomilah maka Nurbuat pilih kawi siri. Celakanya si cewek seperti Endang ini kok mau-maunya dinikah siri, takut keburu gatel ngkali. Karena hanya dinikah siri, Endang tak pernah ditampilkan di depan keluarga Nurbuat. Maka setahu keluarganya, anak lelakinya ini masih perjaka tingting, nggak tahunya sudah biasa “thingkrang-thingkring”. Ibarat kata, Endang ini hanya dijadikan pelampiasan nafsu belaka, atau istri otsorching yang bisa didepak sewaktu-waktu. Karena pendapatan Nurbuat tak jelas, dia menjadi lebih banyak sebagai penganut aliran kebatinan. Maksudnya, Endang sebagai istri hanya kenyang diberi nafkah batin. Keruan saja dia tak betah, sehingga mulai cari cowok alternatip yang bisa memberikan jaminan materi. Lama-lama Nurbuat tahu bahwa isri sirinya ini punya PIL. Dia pun mulai mewaspadai gerak-gerik bininya tersebut. Beberapa hari lalu dia bersama temannya membuntuti ke mana Endang pergi bersama PIL-nya. “Begitu ketangkep langsung kita hajar Bleh,” kata Nurbuat memberi semangat sahabatnya. Ternyata Endang punya gebedan baru. Maka begitu istrinya masuk rumah kos-kosan, langsung saja dia menggedor pintu yang ditempati PIL bininya itu. Begitu dibuka, Endang nampak sedang bermesraan dengan PIL-nya bernama Edi, 28. Langsung saja dikemplang kepalanya. Merasa bersalah, Edi mencoba kabur, tapi di luar langsung ditubruk sahabat Nurbuat. Jadilah PIL Endang itu dijadikan bulan-bulanan. Bukan jins bukan pula kain celana, Edi dipermak habis-habisan. Untung segera ditolong tetangga rumah kos-kosannya dan urusannya pun kemudian sampai ke polisi Polsek Tambaksari. “Dia berani ganggu istri saya, wajar bila saya keroyok.” Kata Nurbuat di depan polisi. Makanya, bini diurus dong jangan hanya diberi jaminan onderdil doang. (JPNN/Gunarso TS)
USIA masih begitu muda, Nurbuat, 26, sok-sokan kawin siri. Tapi karena istri hanya jadi korban “aliran kebatinan”, Endang, 20, nekat pacaran lagi dengan cowok yang lebih menjanjikan. Nah, lihat istri sirinya kencan dengan lelaki lain, Nurbuat ngamuk. PIL Endang babak belur dikeroyok. Orang menikah siri biasanya karena menghindari poligami. Mau nikah resmi takut dengan istri di…
