NAH INI DIA: Ketika Pengojek Kena Jebakan “Batman”

SIAL banget Dulmajid, 40, sebagai pengojek . Dapat orderan sampai ke Indramayu, justru terkena “jebakan batman”. Dia diajak kencan oleh Yulia, 21, pengordernya. Begitu selesai dan kecapekan, di saat Dulmajid ketiduran sepeda motornya dibawa kabur si Yulia. Untung masih bisa ditemukan. Perempuan jaman now makin berani saja menipu orang. Bila dulu ada modus “payudara berbius”, kini sang penipu rela mengorbankan “aset” miliknya, sekedar untuk bisa mengambil harta korbannya. Padahal kata orangtua, “aset” wanita itu harta yang paling berharga tak bisa diukur dan dikurs dengan apa saja. Tapi nyatanya “aset” itu justru dikorbankan sedemikian rupa. Dulmajid warga Sawah Besar Jakpus, agaknya kurang baca koran dan internet, sehingga mudah terpedaya oleh perempuan yang menipu dengan iming-iming “aset”. Dia baru sadar setelah terkena batunya. Meski sepeda motor itu bisa ditemukan lagi, tapi malunya pada anak istri sampai lebaran kuda takjuga hilang. Pekerjaan sehari-hari Dulmajid memang jadi pengojek . Beberapa hari lalu lewat aplikasinya ada tawaran bawa penumpang sampai Indramayu. Terbayang bakal dapat bayaran gede, langsung saja diambil. Penumpangnya ternyata perempuan muda, namanya Yulia. Lumayan cantik dan dalam kondisi hamil pula. Sepeda motor Honda Beat itu terus dipacu ke arah timur, menuju Indramayu. Sekian jam kemudian sampailah Dulmajid di daerah Cikedung, Indramayu. Hari mulai malam. Yulia mengajak istirahat di warung remang-remang. Habis makan minum ternyata Yulia mengajak kencan di tempat yang sama. Namanya juga lelaki. Meski di rumah ada rendang sapi, di jalan ditawari sayur lodeh mau jugalah. Kebetulan penampilan Yulia memang menarik. Kondisi perut yang mulai membuncit dalam kehamilan 5 bulan, justru memancing sensasi tersendiri. Itung-itung sekalian “nyepuh” lah, bila pinjam istilah orang Jawa. Tanpa pikir panjang Dulmajid menerima tawaran itu. Dengan menyewa kamar, pertempuran antara hidup dan mati itu terjadilah. Selesai menguras energi dan tenaga dalam, Dulmajid ketiduran dan mendengkur dengan kerasnya. Hrrgh, hrgh…pyykk, pyykk……. Kondisi ini memang yang ditunggu Yulia. Maka begitu tahu pengojek tersebut ketiduran, kunci sepeda motornya diambil dan dibawa kabur, eng ing eng….. Dua jam kemudian Dulmajid bangun. Alangkah kagetnya Yulia sudah tak di sampingnya dan sepeda motornya juga raib. Sadarlah sudah Dulmajid bahwa dirinya baru saja terkena jebakan batman. Dengan malu-malu dia lapor ke Polsek Cikedung, Indramayu. Polisi pun bergerak cepat. Hari berikutnya Yulia bisa ditangkap, dia ternyata warga Kecamatan Lelea. Dia memang mengakui segala perbuatannya. Meski sepeda motor kembali, bukan berarti urusan Dulmajid selesai. Dia harus bisa menjelaskan pada keluarganya, bagaimana kronologisnya sehingga sepeda motor sumber nafkah keluarga itu sempat hilang. Harus pakai alasan apa pula, karena tak mungkin Dulmajid cerita bahwa pembawa lari motornya adalah wanita yang mengajaknya kencan. Berani ngaku, palang pintu sudah menunggu. (Kom/Gunarso TS)

SIAL banget Dulmajid, 40, sebagai pengojek . Dapat orderan sampai ke Indramayu, justru terkena “jebakan batman”. Dia diajak kencan oleh Yulia, 21, pengordernya. Begitu selesai dan kecapekan, di saat Dulmajid ketiduran sepeda motornya dibawa kabur si Yulia. Untung masih bisa ditemukan. Perempuan jaman now makin berani saja menipu orang. Bila dulu ada modus “payudara berbius”, kini…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *