NAH INI DIA: Punya Anak Hasil Outsorching Gendakan Bini Dibunuh
MARTINUS , 44, layak kecewa. Lama menikah tak punya anak, begitu punya anak kok hasil “outsorching” Dia pun dendam pada Albert, 45, yang telah mengencani istrinya. Saat PIL istrinya itu lengah, ditusuknya dari belakang. Albert tewas di tempat. Martinus yang merasa puas menyerah ke Polres Kupang (NTT). Setiap keluarga baru selalu mengharapkan kehadiran anak, sebagai hasil kerjasama nirlaba. Tapi tak semuanya bisa kesampaian. Ada yang istrinya seperti tustel kwaci, sekali senggol jadi. Tapi banyak juga yang kecewa, karena sudah kadung berkeringat tiap malam, hasilnya nihil. Tapi paling kecewa adalah begitu tahu anak yang sangat didambakan itu ternyata hasil outsorching. Martinus warga Naioni Kupang , sudah lama mendambakan anak. Tapi sudah lebih satu dekade belum juga punya momongan. Sudah berobat ke mana-mana tak ada kemajuan. Perut Ny. Yuliana, 38, tetap saja rata seperti batu tumpukan batu makadam distomwals. Jadi percuma saja hampir setiap malam Martinus “berkeringat”, tapi hasilnya nol besar. Tiba-tiba Yuliana mengandung dan kemudian melahirkan. Senang sekali hati Martinus, karena bakal punya generasi penerus. Dialah penerus dinasti Martinus, siapa tahu sianak nantinya setelah dewasa bisa berguna bagi nusa bangsa, agama orangtua dan mertua. Tapi makin ke sini, anak semata wayang iki kok wajahnya mirip Albert saudara sepunya. Maka pikiran buruk pun bergelayut. Jangan-jangan si bocah bukan anak kandungnya, tapi sekedar hasil kerja “outsorching” Albert bersama Yuliana selaku PIL. Sejak itu dia selalu berprasangka buruk. “Bisa saja saudara sepupu malah diajak main adu pupu (paha).” Kata batin Martinus. Diam-diam Martinus mengkarifikasi istrinya, tentang dugaan itu. Awalnya tak mau mengaku, tapi setelah didesak, akhirnya buka kartu juga. Sudah sejak tiga tahun lalu kerja “outsorching” itu digelar, dan hasilnya bocah lucu yang sudah berusia setahun. Martinus benar-benar merasa terhina. Ujung-ujungnya menjadi dendam. Tambah dendam lagi ketika Yuliana malah minta suaka ke rumah Albert, berhari-hari tak berani pulang. Klimaksnya terjadi beberapa hari lalu, adik Martinus ngomeli Yuliana yang berhari-hari nginep di rumah Albert. Ya betul famili sendiri, tapi kali ini kan kapasitasnya juga pekerja “ousorching”. Seperti bara disimpan bensin, Martinus ambil badik. Albert yang sedang santai di rumah, tahu-tahu ditusuknya dari belakang, punggung tembus dada. Albert pun tewas di tempat, sementara Martinus langsung ke kantor polisi untuk menyerahkan diri. Jadi pekerja “outsorching” nyawanya out juga! (Gunarso TS)
MARTINUS , 44, layak kecewa. Lama menikah tak punya anak, begitu punya anak kok hasil “outsorching” Dia pun dendam pada Albert, 45, yang telah mengencani istrinya. Saat PIL istrinya itu lengah, ditusuknya dari belakang. Albert tewas di tempat. Martinus yang merasa puas menyerah ke Polres Kupang (NTT). Setiap keluarga baru selalu mengharapkan kehadiran anak, sebagai hasil…
