NAH INI DIA: Saat Suami di Penjara, Istri Dihamili Tetangga Durjana

SEBAGAI mertua, Hamidi, 60, marah betul atas kelakuan menantunya,  Nurma, 30. Kok bisa-bisanya, di kala suami dipenjara malah memasukkan lelaki lain ke ranjangnya, sampai hamil pula.

Atas pengkhianatan sang menantu, Hamidi melapor ke Polsek Seberang Ulu-2 Palembang. Dia ingin mantu gatelan itu dipenjara pula.

Pengamat politik adanya di kota-kota besar. Tapi kalau pengamat janda muda, di mana saja ada. Jika sekedar jadi pengamat, sebetulnya tidak menjadi masalah.

Paling celaka bila pengamat itu menjadi penikmat pula. Melihat perempuan “nganggur” sedikit saja langsunhg ditelateni bahkan kemudian dihamili. Kan bikin kacau namanya.

Di kawasan Seberang Ulu 2 Palembang, Mr X adalah lelaki pengamat janda. Di mana saja ada janda muda, baik yang baru maupun yang lama, dia selalu tahu, seakan-akan punya data base-nya. Kalau pengamat politik sering diajak talkshow di stasiun TV swasta, pengamat janda nggak ada yang menjadikannya sebagai narasumber.

Adalah Nurul warga Kelurahan Duabekas Ulu, sejak beberapa bulan lalu dia ditinggal “sekolah” suaminya di LP Pakjo. Apa kasusnya, tidak jelas.

Yang pasti dia merasa kehilangan segalanya. Ya kehilangan sumber ekonomi keluarga, ya kehilangan rasa hangat di malam hari, jika tak mau disebut kesepian.

Nah, kondisi Nurul ini ternyata sudah masuk radar Mr X. Kebetulan pula bini Asikin, 35, ini lumayan cantik. Wajah bisa dinilai 7, tapi bodinya 9 meck. Orang Jawa Palembang menyebutnya: sekel nan cemekel, atau enak dan perlu.

Sebagai pengamat janda Mr X tahu persis kapan saat-saat kesepiannya wanita yang jauh dari suami itu. Dan dia siap mengisi kekosongan tersebut. Apa salahnya bikin seneng orang? Orang terdampak Corona, dikirimi sembako. Perempuan terdampak rindu, kan bisa dikirimi nafsu yang mennggebu.

Mr X memang sudah lama kenal dengan Nurul, sehingga menjadi lebih mudah lobi-lobinya. Dan ternyata tepat tiga angka prediksi Mr X ini, bini Asikin memang kesepian karena sudah lama tidak asik masyuk. Maka datangnya Mr X ini bagaikan orang ngantuk disorongkan bantal, langsung pulessss dah!

Entah berapa kali Mr X – Nurul berbuat, tahu-tahu hamil. Dia baru sadar bahwa perbuatannya selama ini mengkhianati cinta suami. Merasa sudah ternoda, maka dia lalu menyurati suami di penjara Pakjo.

Di samping minta maaf seribu maaf, juga sekalian minta cerai saja. “Aku bukan istri yang tepat untukmu Mas,” kata Nurul dalam suratnya.

Tentu saja Asikin kaget dan bingung menerima surat ini. Mau menyelesaikan sendiri kasus ini, jelas tidak mungkin. Karena dia bukan bagian dari 30.000 napi yang dibebaskan Kemenkumham. Maka jalan satu-satunya minta tolong pada ayahnya, Hamidi.

Hamidi tentu saja kaget dan marah atas kelakuan mantunya itu. Kok bisa-bisanya, di kala suami kedinginan di penjara, dia malah mencari yang anget-anget di rumahnya. Kalau wedang uwuh atau temulawak-jahe untuk penangkal Corona nggak apa-apa, tapi ini kok malah memasukkan lelaki durjana di ranjangnya.

Sebagai pengemban amanat penderitaan anak, Hamidi mencoba menyelesaikan. Dia bukan menemui Nurul dan memarahi habis-habisan, tapi langsung lapor ke Polsek Seberang Ulu-2. Dia minta menantunya diproses hukum, karena telah melakukan perzinaan dengan lelaki durjana.

“Saya juga nggak tahu kapan saja lelaki itu masuk rumah,” keluh Hamidi.

Rupanya Mr X lebih canggih dari Covid-19. (gunawan ts)

SEBAGAI mertua, Hamidi, 60, marah betul atas kelakuan menantunya,  Nurma, 30. Kok bisa-bisanya, di kala suami dipenjara malah memasukkan lelaki lain ke ranjangnya, sampai hamil pula. Atas pengkhianatan sang menantu, Hamidi melapor ke Polsek Seberang Ulu-2 Palembang. Dia ingin mantu gatelan itu dipenjara pula. Pengamat politik adanya di kota-kota besar. Tapi kalau pengamat janda muda,…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *