NAH INI DIA: Berani Punya PIL, Dimintai Uang Jangan Uthil

WIL sebetulnya merupakan proyek padat modal juga. Soalnya si dia pastilah ingin dimanjakan, dan memanjakan itu artinya apa yang diminta harus dibelikan. Bisa terima barang, bisa juga beli sendiri. Dengan demikian sang pemelira WIL harus selalu siap dengan anggaran tak terduga, yang semuanya tentu tak masuk dalam APBN keluarga.

Adalah Daris warga Gresik, Jawa Timur. Pekerjaan sehari-harinya jadi tukang jagal sapi di Sidokumpul. Capek tiap hari menjagal sapi dan mengulirti, dia sering panggil tukang pijit keliling. Pelanggan dia adalah Wanti, perempuan beranak enam.

Tempat tinggal Daris ini merupakan rumah kos-kosan, sehingga ketika pijat di kamar itu hanya berdua saja, yakni yang dipijat dan pemijatnya. Ketika ada dua manusia berlainan jenis berada dalam satu kamar, maka setan pun ikut pula menyelinap.

Kebetulan Wanti itu 7 tahun lalu masih seksi menggiurkan dalam usia 42. Maka setan pun berbisik pada Daris, “Enak pijatannya, tentu enak pula goyangannya, Bleh!”

“Apa iya?” kata Darwis penasaran. Ketika setan bilang “coba saja”, mulailah tangan Daris menggerayangi pemijatnya.

Ternyata wanita pemijat itu mendiamkan saja, tak menolak. Lelaki jagal sapi ini jadi semakin berani. Maka kejadian selanjutnya, jusru tukang pijit itulah yang “dipijat” Daris pada tempat tertentu, dan kemudian diakhiri dengan hubungan intim bak suami istri.

Sejak itu Wanti jadi semakin berani minta uang pada Daris. Biasanya kalau pijat hanya dibayarRp 100.000 dia minta tambahan uang ekstra sebagai remunerasi, sehingga kadang minta Rp500.000 bahkan Rp1 juta.

Begitulah resiko punya WIL, sononya tak mau jika dapat bonggol, pastilah minta juga benggol.

Begitu lamanya jalinan asmara bawah tanah, keduanya jadi bak suami istri saja. Kadang Wanti memijat tanpa minta imbalan. Tapi kadang tanpa memijit dia juga minta duit pada Daris. Begitulah yang terjadi bertahun-tahun,  sehingga Daris sering mengalami defisit anggaran di rumahnya, gara-gara untuk mendanai sang WIL.

Sekitar bulan Juni 2019 Daris minta dipijit Wanti di tempat rumah kos-nya dan dilanjutkan dengan hubungan intim. Di kala mereka berelaksasi setelah pertempuran “Enam  menit di Gresik”, tiba-tiba Wanti minta uang. Marahlah Daris, sebentar-sebentar kok minta uang. Memangnya dirinya Menteri Keuangan?

“Kalau berani punya WIL ya jangan uthil dong Mas.” Kata Wanti.

Sedikit kata-kata itu, tapi menjadikan Daris naik pitam. Langsung saja Wanti dibekap wajahnya pakai bantal.Padahal pernapasan itu melalui hidung dan mulut yang sama-sama ditutup. Maka hanya 5 menit kemudian  Wanti wasalam. Daris pun lalu kabur dengan mengunci kamar itu.

Anehnya,  sekian lama dicari oleh keluarganya di mana keberadaan Wanti tak ditemukan. Lazimnya, ketika mayat membusuk akan segera tercium tetangga. Apakah al,marhmah punya ilmu, atau hidung para tetangganya bermasalah? Yang jelas, mayat Wanti baru ketahuan bulan Desember 2019 alias 6 bulan kemudiam, ketika kamar itu mau dikontrak orang lain.

Polisi pun bergerak dan Daris ditangkap. Kini dia tengah diadili di PN Gresik dengan ancaman hukuman 15 tahun penjara. Dalam pemeriksaan persidangan Daris mengakui kesal dimintai uang melulu, tapi tak ada niat membunuhnya.

Kalau tak ada niat, mestinya dibekap perutnya saja, Bleh. (gunarso ts)

ANEH juga Daris, 53, ini. Berani punya WIL, tapi dimintai duit kok uthil (pelit). Saking jengkelnya Wanti, 49, minta uang malulu, perempuan tukang pijat itu dicekiknya hingga tewas. Mayatnya baru ditemukan 6 bulan kemudian, karena tak ada bahu busuk dari kamarnya. Apakah almarhumah punya ilmu? WIL sebetulnya merupakan proyek padat modal juga. Soalnya si dia…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

chancer casino