NAH INI DIA: Ditinggal Suami Merantau Gandeng PIL Masuk Kamar
MONOLOYALITAS Faisyah (24) pada suami sangat diragukan. Di kala BNPB beri peringatan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang, eh…..dia malah gandeng PIL masuk kamar sehingga jaraknya tinggal 0,1 milimiter antar perut. Ketika digerebek dia beralasan,suami merantau ke Surabaya dan dia kesepian.
Beberapa hari ini BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) gencar kirim SMS, isinya peringatan untuk jaga jarak minimal 1 meter dan hindari pertemuan-pertemuan dengan banyak orang. Tujuannya untuk menghambat penyebaran virus Corona. Kalau virus asmara, jelas sangat berlawanan dengan peringatan BNPB. Soalnya dalam urusan asmara, pria dan wanita malah maunya hidup tanpa jarak. Soal virus Corona itu urusan nanti.
Hari raya Nyepi baru 25 Maret besok, tapi Ny. Faisyah yang tinggaldi Palopo Sulsel bukan di Bali, sudah merasa sepi duluan. Bukan sepi biasa, tapi kesepian karena jauh dari suami. Dia tinggal di Wara Timur, semementara suaminya di Jawa Timur, tepatnya Surabaya. Palopo – Surabaya itu jauh, paling cepat harus dicapai pakai pesawat,tapi duit Faisyah tidak cukup untuk memanjakan rasa rindunya.
Sebetulnya dulu dia sudah tinggal bersama suami di Surabaya, tapi dengan alasan rindu orangtua, dia memilih balik ke kampung halaman. Tapi lama-lama di kampung jenuh juga, sehingga untuk mengusir rasa sepinya dia mulai berhubungan dengan Andri (26), bekas kekasihnya dulu. Walhasil, suami di Surabaya kerja banting tulang, Faisyah di Palopo malah punya PIL.
Namanya PIL, mana mau jika tak bisa jowal-jawil dan dikasih barang yang nyempil. Maka berulangkali Faisyah memasukkan Andri ke dalam kamarnya. Ketika BNPB sedang gencar memperingatkan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang lain,Faisyah – Andri malah memperpendek jarak tinggal 0,1 Cm khususnya di daerah perut.“Ini urusan virus cinta, bukan Corona,” kata Faisyah-Andri.
Lama-lama aksi mesum keduanya terendus warga, sehingga diperingatkan agar tidak berbuat bodoh dan ceroboh. Pemerintah saja membatasi rakyatnya berinteraksi dengan penduduk lain daerah, kok ini ada lelaki lain desa malah disuruh masuk kamar dan tanpa jarak lagi.
Tapi peringatan warga tak digubris, sehingga beberapa hari lalu penduduk menggerebek pasangan mesum itu. Untung penduduk masih banyak toleransinya, sehingga tak sampai main hakim sendiri. Keduanya lalu diserahkan ke Polres Palopo.Dalam pemeriksaan Faisyah mengaku hubungannya dengan suami tidak harmonis lagi, tapi orangtua melarang untuk bercerai.
Tidak harmonis, apa tidak punya harmonica? (Tagar.Id/Gunarso TS)
MONOLOYALITAS Faisyah (24) pada suami sangat diragukan. Di kala BNPB beri peringatan jaga jarak minimal 1 meter dengan orang, eh…..dia malah gandeng PIL masuk kamar sehingga jaraknya tinggal 0,1 milimiter antar perut. Ketika digerebek dia beralasan,suami merantau ke Surabaya dan dia kesepian. Beberapa hari ini BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) gencar kirim SMS, isinya peringatan untuk…
