Month: October 2019

NAH INI DIA: Anak Yatim Jangan Dihardik Eh…yang Ini Malah “Digitik”

JIKA merujuk ke kitab suci, menghardik anak yatim itu dilarang keras. Guru agama Makmuri, 30, dari Serang (Banten) pasti tahu itu. Tapi yang terjadi, dia malah kelewat nekad. Salah satu muridnya yang masih 15 tahun, seorang anak yatim digitik (diperkosa). Keruan saja jadi urusan polisi dan terancam 11 tahun penjara. Menghardik anak yatim adalah perbuatan mendustakan agama. Maka…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Gara-Gara Dukun Sakti Impor, Dua Gadis ABG Malah Disosor

ADA rektor impor, kini ada pula dukun sakti impor. Pengimpornya Mang Dudung, 58, dari Bandung. Demi sembuhkan dua putrinya yang diduga kena santet, dukun sakti Sugiknur, 41, “diimpor” langsung dari Tangerang. Tapi apa hasilnnya? Justru dua gadis itu dinodai si dukun impor yang sekaligus cabul. Daging impor biasa terdengar, begitu juga beras impor. Yang baru, pemerintah…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Si Kakek Sedang Kesepian Blusukan ke Bini Tetangga (II)

Mbah Kasirun pun menganalisa bahwa Lastri juga kesepian seperti dirinya. Daripada kecantikan dan keseksiannya jadi wastra lungset ing sampiran (baju bagus hanya digantung saja), apa salahnya bisa digunakan seoptmal mungkin. Pemerintah saja tak suka melihat data akan banyaknya lahan nganggur tidak produktif. “Aku siap bercocok tanam di atas lahan Sulastri,” begitu pikiran kotor Kasirun. Sebagai…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Si Kakek Sedang Kesepian Blusukan ke Bini Tetangga

KASIRUN, 51, meski sudah dipanggil mbah, sebetulnya belum tua amat. Penampilannya juga masih kenceng dan energik. Saking enerjiknya, ketika kesepian dia nekad “blusukan” ke kamar Lastri, 25, bini tetangga yang sedang tidur. Tapi sial, karena tanpa lobi-lobi politik sebelumnnya, Lastri teriak dan Mbah Kasirun ditangkap. Ukuran tua di Indonesia ini masih rancu. Orang usia 50-an…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Tinggal Serangan Umum Pengantin Wanita Kabur (II)

Sundiko sudah membayangkan, sebentar lagi “serangan umum” non 1 Maret 1949 bakal terjadi dengan serunya. Peluru duabelas komah tujuh akan dilepaskan der, dorrr….. Pokoknya Belanda nggak dikasih ampun. Ternyata Surtini yang pamitnya ke kamar mandi, sampai berjam-jam tak kunjung kembali. Dicari ke sana kemari tidak ada, padahal dia tak membawa apa-apa. Tapi sampai pagi, Surtini…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Tinggal Serangan Umum Pengantin Wanita Kabur

KASIHAN Sandiko, 33, dari Surabaya ini. Sudah kelamaan jadi perjaka tua, begitu menikah istrinya, Surtini, 31, malah kabur menjelang “serangan umum” non 1 Maret 1949. Kata dukun yang dihubungi, Surtini kena guna-guna kekasih lamanya di Kalimantan. Karena sudah 3 bulan tak kembali juga, diikhlaskannyalah. Umur sudah kepala tiga belum juga menikah, orangtua sangat mencemaskan anak-anaknya. Maka…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Ditinggal Pergi Mancing, Istri “Ditambang” Orang (II)

Kalau sampai ketahuan… kapook!! Diam-diam Ny. Astri yang lumayan cantik dan seksi itu didekati. Ternyata wanita yang nampaknya anggun itu tak punya loyalitas pada suami. Buktinya, baru satu putaran sudah bertekuk lutut. Ya sudah, setan pun langsung menyarankan, “sikat saja Bleh……!” Pekerjaan sehar-hari Kacung menjadi buruh penambang emas. Tapi giliran jadi “penambang” bini orang, ternyata…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Ditinggal Pergi Mancing, Istri “Ditambang” Orang

KATA orang, mancing itu melatih kesabaran. Tapi bagi Iskandar, 40, warga Bangko Barat (Jambi), mancing justru bikin dirinya marah-marah. Bagaimana tidak marah, sebab saat dia mancing, Astri, 35, istrinya, malah “ditambang” tetangganya yang tukang mencari bijih emas. Ya ludes habis-habisan dah! Mancing itu bagi yang hobi, sangat mengasyikkan sekaligus mendebarkan. Berdebar-debar saat kail dimakan, karena…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Ibu Memiliki Selingkuhan, Anak Tiri Jadi Pelampiasan (II)

Bahkan menantang, bila punya dua alat bukti cukup, laporkan saja ke KPK. Gitu saja kok repot! Ya mana ada KPK mau ngurusi korupsi cinta, wong korupsi uang negara saja tak pernah ada habisnya. Merasa tak ada solusinya, Salamun jadi dendam pada istrinya. Tak ada termos di rumah, ”banyu kendi” lumayan jugalah. Apa itu banyu kendi…

continue reading
No Comments

NAH INI DIA: Ibu Memiliki Selingkuhan Anak Tiri Jadi Pelampiasan

CARA balas dendam Salamun, 40, sungguh tak masuk akal sehat. Dengar istrinya, Pawiti, 38, punya PIL,  dia membalas sakit hatinya dengan menghamili anak tirinya yang masih 16 tahun. Kelakuan warga Bener (Purworejo) ini rupanya sedang dibenerke (didukung) setan, sehingga 4 kali Salamun menggagahi anak tirinya. Kenapa ya, di era gombalisasi ini semakin banyak anak tiri dijadikan bulan-bulanan…

continue reading
No Comments
chancer casino