NAH INI DIA: WIL Tewas di Saat Kencan Malah Ditinggal Minggat
TEGAAN banget Jumangin, 47, sebagai praktisi perselingkuhan. Tahu janda, Paningsih, 50, yang dikencani di hotel tewas serangan jantung, bukannya ditolong malah ditinggal kabur. Bukan itu saja, Jumangin juga bahwa perhiasan dan uang almarhumah. Keruan saja, hukuman untuknya bakalan jadi dobel. Penyakit jantung menyebabkan penderitanya bisa kehilangan nyawa mendadak. Lebih-lebih jika jarang kontrol dan lupa minum obat Captopril. Maka hati-hati bagi mereka penderita jantungan, jaga emosi, jangan sampai kaget, apa lagi kagetan dan gumunan sebagaimana wejangan Pak Harto dulu. Nah, Ny. Paningsih warga Wangon Banyumas (Jateng), rupanya juga penderita penyakit jantung tapi males kontrol. Sudah begitu, berani-beraninya pula punya gendakan lelaki beristri. Ini kan sewaktu-waktu bisa memancing emosi, jika sampai dilabrak oleh istri mitra mesumnya. Coba, jika sedang jalan bareng dengan gendakannya, lalu ketahuan istri si doi, apa tidak langsung cairan kelenjar adrenalinnya meningkat? Kekasih Paningsih namanya Jumangin, pria yang sudah punya istri. Tapi karena penampilan si janda masih oke punya, Jumangin tak menolak kencan dengannya. Maka jika pikiran sedang suntuk di rumah, dia mengajak Paningsih ke hotel di kota Purwokerto untuk melepas ketegangan. Sepertinya yang butuh selingkuh ini memang Ny. Paningsih. Soalnya anggaran kamar hotel termasuk makan di rumah makan, semua ditanggung dia. Jumangin sekedar menjalankan tugas dengan penuh penghayatan, diresapi dan dinikmati. Bagaimana tidak nikmat, karena dia hanya diwajibkan jaga kondisi kesehatan, banyak makan telur mentah dan madu. Maksudnya di ranjang agar tetap rosa-rosa macam Mbah Marijan. Paningsih ada-ada aja siihhh… Soal ada-ada lainnya dibaca kelajutannya nanti sore ya, pukul 16:16 teng! (gunarso ts)
TEGAAN banget Jumangin, 47, sebagai praktisi perselingkuhan. Tahu janda, Paningsih, 50, yang dikencani di hotel tewas serangan jantung, bukannya ditolong malah ditinggal kabur. Bukan itu saja, Jumangin juga bahwa perhiasan dan uang almarhumah. Keruan saja, hukuman untuknya bakalan jadi dobel. Penyakit jantung menyebabkan penderitanya bisa kehilangan nyawa mendadak. Lebih-lebih jika jarang kontrol dan lupa minum obat…
