NAH INI DIA: Ampun dah..Bini Ribut sama Pelakor (II)

Sebelum menemukan solusi jitu sebagai pengganti poligami, Andi terus menjadikan Mala sebagai WIL. Jadilah wanita itu pelakor alias perebut laki orang, kata orang sekarang. Pada hari-hari tertentu dia nginep di kos-kosan Mala dengan alasan ke rumah: lembur di kantor. Padahal aslinya sih, bukan lembur dalam arti membereskan pekerjaan, tapi tau sendiri dah! Tapi sepandai-pandai tupai selingkuh, lama-lama tercium juga. Ny. Maisaroh, 38, selaku istri tentu saja jadi naik pitam. Maka dengan mengajak tiga anaknya yang sudah mulai remaja, langsung menggeruduk kos-kosan Mala di Tamalate. Ternyata betul, suaminya ada di kamar bersama sang pelakor, Mala. Mala pun dipersekusi. Tak hanya diomeli, tapi juga dikeroyok berempat. Karena Andi malah hanya bengong macam ayam kemakan karet, Mala mencoba melawan dengan sebilah kayu potongan kaso 4/6. Untung para tetangga segera melerai. Dalam keadaan luka-luka mereka berlima di bawa ke Polsek Tamalate. Polisi ingin dimediasi saja, tak perlu sampai dibawa ke ranah hukum. Sebab insiden itu tak sampai jatuh korban serius. Ini sebuah keberuntungan bagi Andi, karena anggota keluarganya, atau WIL-nya, tak perlu kena sanksi hukum. Makanya, berjalan peliharakan kaki, berkata peliharakan mulut, punya WIL peliharakan burung. (gunarso ts)

Sebelum menemukan solusi jitu sebagai pengganti poligami, Andi terus menjadikan Mala sebagai WIL. Jadilah wanita itu pelakor alias perebut laki orang, kata orang sekarang. Pada hari-hari tertentu dia nginep di kos-kosan Mala dengan alasan ke rumah: lembur di kantor. Padahal aslinya sih, bukan lembur dalam arti membereskan pekerjaan, tapi tau sendiri dah! Tapi sepandai-pandai tupai…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *