NAH INI DIA: Jika Kakek Jadi Rabun Ayam Tuduh Tetangga PIL Bininya

KAKEK Komarudin, 73, sebetulnya tak ada hubungan apa-apa dengan Ny. Zainab, 60, istri tetangganya. Tapi karena Syamsizal, 71, sepertinya penderita rabun ayam, di matanya sang istri jadi WIL-nya Komarudin. Maka kakek renta itu dihajar sampai tewas. Warga yang emosi gantian menghajar Syarizal hingga koit pula. Penyakit rabun ayam itu menjadikan penderitanya tak bisa melihat dengan jelas di sore hari menjelag magrib. Dia bisa salah pandang terhadap setiap obyek di depannya. Paling parah adalah rabun ayam karena kekuasaan, satu kursi kabinet saja bisa rabun ayam, apa lagi minta pembagian kekuasaan sampai 45 persen, pasti rabun ayamnya sudah stadium 4B. Kakek Syamrizal, warga  Jeneponto Sulsel, rupanya juga punya penyakit mata seperti itu.Tapi karena dia tak berdampak pada ambisi kursi menteri, rabun ayamnya tak dianggap serius. Dia tak pernah ke dokter mata, tak juga makan ati kambing atau sapi, agar kekurangan vitamin A-nya segera terpenuhi. Tapi calakanya, melihat istrinya, Ny. Zainab ngobrol gayeng dengan kakek Komarudin, dia melihatnya sebagai sebuah kemesraan bagaikan Rafika Duri – Harvei Malaiholo. Karenanya setiap melihat Zainab ngobrol dengan Komarudin, hatinya jadi terbakar. “Kapan kemesraan itu cepat berlalu? Hatiku panas membara…..” kata batin kakek Syamrizal saking empetnya. Sayangnya, meski cemburu menyesak dada, dia tak mau tabayun dan klarifikasi pada istrinya atau Komarudin. Yang dijadikan panglima justru rasa cemburunya yang terus menyelimuti segenap jiwanya. Sampai kemudian pada kesimpulan, kakek Komarudin harus dibinasakan. Niat jahat itu ternyata benar-benar diwujudkan dalam karya nyata. Saat kakek Komaerudin sedang duduk-duduk di halaman rumah sambil momong cucunya, langsung diserang dengan senjata tajam. Tentu saja si kakek tak berkutik dan tewas di tempat. Warga pun geger. Melihat pelakunya si Syamrizal,  warga jadi emosi. Bukannya lapor polisi, tapi malah main hakim sendiri. Si kakek digebuki sementara rumahnya dihancurkan. Rumah itu  ambruk dan kakek Syamrizal pun tewas. Tak urung warga yang kelewat emosi dan main hakim sendiri tersebut jadi urusan polisi. Siapa pemukul pertama, langsung tersangka tuh. (Gunarso TS)

KAKEK Komarudin, 73, sebetulnya tak ada hubungan apa-apa dengan Ny. Zainab, 60, istri tetangganya. Tapi karena Syamsizal, 71, sepertinya penderita rabun ayam, di matanya sang istri jadi WIL-nya Komarudin. Maka kakek renta itu dihajar sampai tewas. Warga yang emosi gantian menghajar Syarizal hingga koit pula. Penyakit rabun ayam itu menjadikan penderitanya tak bisa melihat dengan…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *