NAH INI DIA: Di Masa Puber Kedua “Tenaga”-Nya Menjadi Super
KATA ahli Ilmu Jiwa, di masa puber kedua, seorang lelaki tenaganya menjadi demikian super. Setidaknya ini dialami Mulyadi, 40, warga Grobogan (Jateng). Anak tirinya sejak usia imut-imut hingga amit-amit selalu digauli bak istri sendiri. Tentu saja ibu Ranti jadi nangis ngglolo (meraung-raung). Menurut psikolog, di usia 40 tahun lelaki suka mengalami puber kedua. Salah satu tandanya, gairah seksnya meningkat, sehingga melebihi alokasi biasanya. Jika masih disalurkan pada tempat yang pas, tak jadi masalah. Dalam banyak kasus, masa puber kedua itu nabrak-nabrak tidak keruan. Dari adik ipar, itri tetangga, bahkan pembantu sekalipun, disikat juga sampai ludes. Salah satu lelaki yang ngentek-entekake (banyak menghabiskan) itu adalah Muladi, warga Dusun Suran, Desa Genuksuran, Kecamatan Purwodadi, Grobogan. Bagaimana tak disebut seperti itu, karena meski sudah punya ”kendaraan” pribadi, masih mengincar anak tirinya juga. Padahal di kala Ranti masih balita, dia sempat menggendong-gendongnya juga. Ini kan sama saja seperti anak-anakan timun, yang setelah bosan buat mainan lalu dikremus sendiri. Ketika Mulyadi menikah dengan Mujini, 36, sepuluh tahun lalu, Ranti memang maish balita. Wajahnya masih demikian imut-imut. Tapi sekian tahun kemudian, kok bodi anak tiri itu mulai amit-amit. Sejak itu asal ketemu Ranti otak bapak tiri itu menjadi piktor (pikiran kotor), bagaimana asyiknya menikmati produksi dalam negeri. Padahal di situ sudah ada peringatan tak tertulis: tidak boleh dipakai untuk kalangan sendiri. Dengan lobi-lobi politik yang tak kalah canggihnya dengan politisi Senayan, akhirnya Ranti yang kala itu masih usia SD kelas VI, terpaksa bertekuk lutut dan berbuka paha. Tetapi sekali berhasil, Mulyadi menjadi selalu ingin mencetak sukses beriikutnya. Walhasil sampai usia pelajar kelas I SMA dewasa ini, Ranti masih dijadikan arena ”sarapan kedua”. Skandal ayah tiri itu nyaris tak terdeteksi, andaikan Ny. Mujini tak sempat melihat ada kata ”sayang” dalam SMS yang masuk ke HP putrinya. Begitu dilihat itu nomer suami, langsung saja Ranti diinterogasi, apa yang telah terjadi selama ini. Ternyata gadis itu mengaku bla bla bla….. Dan mendengar suaminya begitu jahatnya, ibunya daripada Ranti ini serta nangis nggolo. Mulyadi pun dilabrak, tapi tak mau mengakui perbuatannya. Mujini yang tidak terima putri kandungnya dirusak masa depannya, langsung mengadu ke Polsek Purwodadi. Hari itu juga Mulyadi ditahan, untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya. Dalam pemeriksaan dia mengaku, sangat tidak tahan melihat bodi Ranti yang makin belakangan semakin sekel nan cemekel. Dasar puber kedua, belakangan ”tenaga”-nya semakin super. (KR/Gunarso TS)
KATA ahli Ilmu Jiwa, di masa puber kedua, seorang lelaki tenaganya menjadi demikian super. Setidaknya ini dialami Mulyadi, 40, warga Grobogan (Jateng). Anak tirinya sejak usia imut-imut hingga amit-amit selalu digauli bak istri sendiri. Tentu saja ibu Ranti jadi nangis ngglolo (meraung-raung). Menurut psikolog, di usia 40 tahun lelaki suka mengalami puber kedua. Salah satu…
