NAH INI DIA: Marahnya Pengantin Baru Dapat Kiriman SMS Jorok

MUNGKIN  maksudnya sekedar guyon antar teman, tapi karena kalimat dalam SMS itu berbau jorok, pasangan pengantin baru jadi tersinggung. Akibatnya Mardi, 31, pengirim SMS dibacok oleh si pengantin lelaki Mulhadi, 29. Gara-gara keisengan yang kebablasen, Mardi kini terkapar di RS Bayangkara Kediri. Bercanda adalah vitamin kehidupan, bahkan konon bisa memperpanjang umur. Namun begitu orang musti melihat-lihat seperti apa karakter teman berguyon. Jika orangnya periang dan penyabar, aman-aman sajalah meski kadar guyonan itu agak kelewatan. Tapi jika orangnya emosian dan temperamental, jangan coba bercanda kelewat batas, bisa berabe. Paling tidak seperti Mardi ini, hanya karena kirim SMS malah masuk rumahsakit. Mardi adalah pegawai Bea Cukai Kediri, yang punya teman Mulhadi yang baru beberapa hari lalu menikah dengan Indri yang juga sesama pegawaki Bea Cukai. Saat sahabatnya tersebut menikah, seperti lazimnya teman dia juga kondangan di tempat resepsi. Kasih kado apa atau nyumbang berapa, itu hanya menjadi rahasia Mardi sendiri, karena soal itu memang bukan wilayah publik. Kebetulan Indri istri Mulhadi adalah pegawai yang menjadi satu ruangan dengan Mardi, sehingga dia menjadi lebih akrab dalam tata pergaulannya. Kebetulan sejak menikah sampai hari itu Indri belum masuk kerja, karena masih dalam masa cuti. Mungkin karena iseng di kala pekerjaan sedang senggang, Mardi pun kirim SMS kepada Indri. Kalimatnya pendek saja, kira-kira bunyinya. ”Wah sing manten anyar, bojomu gak kober kathokan ya? (Waduh si pengantin baru, suamimu gak sempat pakai celana ya).” Bagi kalangan dewasa dan teman sekantor, mustinya kata-kata itu cukup hanya dinilai sebagai guyonan belaka. Tapi ternyata Indri menanggapi lain. Dia tersinggung dengan SMS semacam itu. Paling celaka, SMS itu bukan diredam untuk diri sendiri, malah ditunjukkan pada suaminya. Kebetulan Mulhadi ini orangnya temperamental macam Prabu Baladewa wayang kulit. Membaca kata-kata itu, langsung muntab (marah). ”Labrakkkk…..,” kata Mulhadi, andaikan dia raja Mandura. Tanpa pikir panjang dia malam itu juga melabraknya ke kantor Bea Cukai. Kebetulan Mardi sedang dinas malam. Setelah mendapatkan golok dari ruangan dapur, Mulhadi segera mencari Mardi di lantai tiga, tempatnya bekerja. Tanpa ba bi bu lagi, dia mengayunkan golok itu sekali di bagian kepala, pletakkkkk. Meski ayunan golok itu tak begitu keras, tak urung kepala Mardi bocor. Gegerlah teman-teman sekerjanya. Untung teman-teman segera melerai, sehingga Mulhadi tak sampai mengulangi lagi bacokannya. Sementara Mardi dilarikan ke RS Bayangkara, pengantin baru itu diamankan ke Polres Kediri. Dalam pemeriksaaan dia mengaku tersinggung, karena istrinya dapat SMS jorok dari korban. ”Urusan malam pertama kan urusan kami, kenapa ikut campur tangan?” kata Mulhadi kesal. Bahasa kerennya: itu domain Indri – Mulhadi, gitu? (SP/Gunarso TS)

MUNGKIN  maksudnya sekedar guyon antar teman, tapi karena kalimat dalam SMS itu berbau jorok, pasangan pengantin baru jadi tersinggung. Akibatnya Mardi, 31, pengirim SMS dibacok oleh si pengantin lelaki Mulhadi, 29. Gara-gara keisengan yang kebablasen, Mardi kini terkapar di RS Bayangkara Kediri. Bercanda adalah vitamin kehidupan, bahkan konon bisa memperpanjang umur. Namun begitu orang musti…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

chancer casino