NAH INI DIA: Amat Lihai di Malam Pertama Membuat Suami Malah Curiga
KERJA kantoran selalu dicari yang sudah berpengalaman. Tapi kalau kerjanya pengantin baru, terlalu berpengalaman justru membuat Rokib, 34, jadi curiga bahwa istrinya sudah tidak perawan lagi. Dicecar pengalaman masa lalunya, Linda, 24, memilih kabur di hari kedua pernikahannya. Rokib jadi ngaplo! Pernikahan yang berangkat dari perjodohan, memang tak ada pendekatan dan lobi-lobi politik sebelumnya. Tahu-tahu langsung “fit and proper test” di ranjang pengantin. Perkawinan model “Siti Nurbaya” ini banyak yang sukses sampai kakek nenek, tapi juga banyak yang gagal total, gara-gara tidak saling memaklumi. Hanya karena sang istri tak ada “gajlugan”-nya lagi, langsung diurus sampai tuntas. Perkawinan Rokib dengan Linda memang karena dijodohkan, berkat lobi-lobi politik kedua orangtua tuanya. Si cowok karena sudah usia 34 belum juga “mbelah duren”, akhirnya menerima pilihan orangtua. Si cewek idem ditto, meski sudah punya pacar, mau saja dikawinkan dengan tokoh alternatif. “Lihat tuh merpati, meski tak saling kenal, dimasukkan sangkar berdua ya nangkring juga,” begitu orangtua Rokib mengibaratkan. Perkawinan dilangsungkan dengan meriah, di gedung pertemuan bergengsi di Surabaya. Malam harinya Rokib-Linda menggelar “serangan umum” non 1 Maret 1949. Biasanya pengantin wanita malu-malu dan grogi, Linda justru cag-ceg (cekatan) tahu persis apa yang harus dikerjakan. Rokib tentu saja terheran-heran, kenapa tendangan penaltinya mudah dibaca lawan. Si Mbaknya akhirnya menjawab alasannya loh. Pakai surat segala! (gunarso ts)ts) (JPN/Gunarso TS)
KERJA kantoran selalu dicari yang sudah berpengalaman. Tapi kalau kerjanya pengantin baru, terlalu berpengalaman justru membuat Rokib, 34, jadi curiga bahwa istrinya sudah tidak perawan lagi. Dicecar pengalaman masa lalunya, Linda, 24, memilih kabur di hari kedua pernikahannya. Rokib jadi ngaplo! Pernikahan yang berangkat dari perjodohan, memang tak ada pendekatan dan lobi-lobi politik sebelumnya. Tahu-tahu…
