NAH INI DIA: Rekonsiliasi Bukan Bagi Kursi Tetapi Teman Bermusyawarah
JOKOWI bermaksud membentuk kabinet rekonsiliasi. Pengertian umum dan parpol pendukung, itu artinya bagi-bagi kursi menteri ke oposisi.Tapi kata Sekjen PDIP Hasto Kristianto, bukan itu. Menurutnya rekonsiliasi adalah sekedar teman bermuyawarah. Sebab dalam kabinet Jokowi tak ada istilah oposisi, yang ada adalah: pihak di luar pemerintah.
Kemarin KPU telah menetapkan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagi Presiden dan Wapres terpilih untukperiode 2019-2024. Pasca penetapan itu Jokowi semakin bersemangat bertemu dengan Prabowo, untuk diajak bersama-sama membangun negara. Itulah agaknya makna rekonsiliasi. Mengajak oposisi masuk dalam kabinetnya. Tapi ternyata Sekjen PDIP Hasto Kristianto punya definisi lain. Rekonsiliasi bukanlah mengajak oposisi masuk dalam cabinet Jokowi-Ma’ruf, tapi mereka sekedar teman untuk bermusyawarah mencari solusi permasalahan bangsa dan negara. Istilah oposisi juga tidak tepat lagi, yang benar adalah pihak di luar pemerintahan. Agaknya Sekjen PDIP ini juga ahli menata kata, bikin terminologi yang melawan arus.Jika rekonsialiasisekedar teman bermusyawaroh sebagaimana kata Asmuni Srimulat, buat apa parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK) berkeberatan, atau setuju dengan setengah hati (terpaksa)? Lihat saja pernyataan Ketum PKB Muhaimin Iskandar, “KIK sudah gemuk, tetapi blab blabla…..” Kata Hasto pula, dalam Kabinet kedua Jokowi nanti, tak ada lagi istilah oposisi. Yang ada hanyalah: pihak di luar pemerintahan. Karena merekaadalah teman bermusyawaroh, maka nantinya di DPR tak adalagi voting-votingan cari suara terbanyak yang sepaham dengan pemerintah.Bila komisi-komisi DPR mengundang lembaga-lembaga pemerintah sebagai mitra kerja, isinya nanti sekedar kumpul-kumpul makan enak! Jika pihak oposisi sebagaimana Gerindra dan PKS bias menerima “terminologi” Sekjen PDIP itu, yasyukur Alhamdulillah wasyukurilah.Tapi apakah Hasto Kristianto lupa bahwa dalam politik itu tak pernah ada makan siang gratis? Politik itu sangat transaksional.Aku dapat apa, kamu dapat apa dan dia dapat apa pula. Semoga saja pengertian rekonsiliasi Jokowi berbanding lurus dengan Hasto Kristianto.Sebab memasukkan oposisi dalam kabinet, sangat riskan dan paling tidak bikin ribet. Lihat saja PAN tempo hari, sudah masuk kabinet tapi politisinya masih juga nendang-nendang dalam barisan.Anggota kabinet yang sehaluan saja sering gaduh, apalagi ada kemasukan oposisi. – (gunarso ts)
JOKOWI bermaksud membentuk kabinet rekonsiliasi. Pengertian umum dan parpol pendukung, itu artinya bagi-bagi kursi menteri ke oposisi.Tapi kata Sekjen PDIP Hasto Kristianto, bukan itu. Menurutnya rekonsiliasi adalah sekedar teman bermuyawarah. Sebab dalam kabinet Jokowi tak ada istilah oposisi, yang ada adalah: pihak di luar pemerintah. Kemarin KPU telah menetapkan Jokowi-Ma’ruf Amin sebagi Presiden dan Wapres terpilih…
