NAH INI DIA: Ibu Si Bayi Dibikin Jontor Beri Nama Tak Izin Suami

APALAH artinya sebuah nama, kata pujangga Inggris William Shakespeare. Tapi kata Mulyanto, 27, dari Samarinda (Kaltim) nama itu penting! Maka ketika istri kasih nama bayinya tak seizin dirinya, Muyanto jadi naik pitam. Ny. Yayuk, 23, yang baru bersalin itu langsung ambruk dengan bibir jontor karena ditonjok suami. Nama itu doa, sehingga dalam Islam orangtua dianjurkan supaya memberi nama anak-anaknya dengan nama yang baik. Jika diberi nama Rahmad, tentunya agar sibayi nantinya selalu memperoleh rahmat Allah. Diberi nama Rahayu, karena orangtua berharap anaknyua selalu dalam keadaan selamat. Tapi kasih nama anak juga harus mempertimbangkan adat ketimuran. Jangan coba-coba kasih nama anak Pangeran Mangkubumi, nanti dikira keturunan raja Solo atau Yogya. Adalah Mulyanto warga Kelurahan Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir, Samarinda. Belum lama ini istrinya melahirkan putri keduanya. Anak pertama yang lahir 2 tahun lalu diberi nama Elmira. Maka anak yang kedua ini akan diberi nama Alfiana. Nama yang pendek dan manis. Jika nanti gedenya nyaleg DPD, mudah-mudahan terpilih. Sebab mayoritas anggota DPD pakai nama depan A. Buktinya, Aceng Fikri yang namanyha sudah jatuh di Kabupaten Garut, nyaleg DPD dapat pula. Tapi rupanya sang istri tak setuju, karena dia ingin pula memberi nama untuk bayinya. Anak pertama oleh suami, anak kedua diberi nama oleh istri, kan adil. Tapi ternyata Mulyanto tak bisa menerima alasan itu. Akibatnya, sampai dua minggu belum juga si bayi diberi nama. Untuk keperluan vaksinasi, Ny. Yayuk membawa putrinya ke bidan di kampungnya. Ternyata bidan mengharuskan agar bayi itu sudah ada namanya. Maka ya sudah, nama yang sudah direncanakan itu ditabalkan pada si bayi: Aldelina. Bu Bidan pun tertawa, pintar juga Yayuk memberi nama putrinya. Akan tetapi, setibanya di rumah nama itu justru bikin masalah. Mulyanto tak bisa menerima alasan istrinya. Karena ibu itu sekedar melahirkan, sedangkan suami yang “nyetrom”, maka pemberian nama anak mutlak hak suami. Maka begitu tahu diberi nama lain, langsung emosi. “Lancang kamu….!” Kata Mulyanto sambil memukul mulut istinya, pletakkkk….. Ny. Yayuk pun terjatuh dengan mulut berdarah, karena terkena gigi palsunya. Mulyanto sendiri selepas menghajar istri bukannya kasihan dan minta maaf, malah ngeloyor pergi. Tentu saja Yayuk tidak terima, sehingga Mulyanto pun dilaporkan ke polisi. Terkena pasal KDRT, bapak yang ringan tangan itu ditangkap.  Dalam pemeriksaan polisi kembali dia beralasan, “Suami kan kepala keluarga, jadi hak suami dong kasih nama anak.” Kepala keluarga, kepala lu peang……! (*/Gunarso TS)

APALAH artinya sebuah nama, kata pujangga Inggris William Shakespeare. Tapi kata Mulyanto, 27, dari Samarinda (Kaltim) nama itu penting! Maka ketika istri kasih nama bayinya tak seizin dirinya, Muyanto jadi naik pitam. Ny. Yayuk, 23, yang baru bersalin itu langsung ambruk dengan bibir jontor karena ditonjok suami. Nama itu doa, sehingga dalam Islam orangtua dianjurkan supaya…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

chancer casino