NAH INI DIA: Jarang-Jarang Tiduri Bini Dipaksa Tidur Selamanya
PUNYA istri tapi jarang digauli, sama saja punya mobil jarang dikendarai. Begitu kelakuan Nurhaida, 40, dari Aceh. Dia pun nekat punya PIL. Agar lebih nyaman, bersama Zainudin, 35, sang PIL keduanya sepakat untuk membuat Marzuki, 50, tidur selamanya. Baru saja pulang kerja, suami Nurhaida ini langsung dikerjain. Setiap lelaki selalu mendambakan perkasa dalam bidang ekonomi, perkasa pula dalam urusan peranjangan. Tapi tak semua keinginan itu dikabulkan Yang Di Atas sana. Ada yang kuat secara ekonomi, tapi lemah dalam urusan syahwat. Ada juga yang lemah ekonomi, tapi perkasa di atas ranjang. Paling celaka adalah, sudah lemah ekonomi, lemah syahwat pula. Bini cantik tapi hanya diperlakukan bak patung. Ny. Nurhaida, warga Dewantara, Aceh Utara, merasa kecewa pada suami belakangan ini. Meski secara ekonomi sudah mapan, tapi jarang diajak mapan turu (tidur bersama) oleh suaminya, Marzuki. Memang tidur seranjang, tapi jarang disentuh. Ibarat mobil, Nurhaida ini hanya ditongkrongin di garasi, jarang dipanasi mesinnya. Ditilik dari usianya, Nurhaida memang sudah tergolong emak-emak. Kalau di Jawa, wanita model demikian sudah dibuat rebutan dua Capres untuk menaikkan elektabilitas. Emak-emak kubu Prabowo bilang, harga-harga mahal, tapi emak-emak kubu Jokowi menyebut harga-harga murah. Indonesia makmur, tata tentrem Slamet Raharjo plus Butet Kertarajasa. Sebagai istri Nurhaida benar-benar merasa kesepian. Apa artinya perut terjamin, jika yang di bawah perut terlantar? Untuk mencari kepuasan ragawi, Nurhaida pun sengaja mencari PIL, yang siap memuaskan syahwatnya. Nekad betul dia, rupanya tidak takut ancaman hukuman cambuk di wilayah Aceh. Apakah mentang-mentang pantat tebal, sehingga siap meredam dahsyatnya deraan cambuk? Demikianlah, Nurhaida berhasil dapat gebedan baru, lelaki lebih muda darinya, namanya Zainudin. Dia sangat perkasa di atas ranjang, maka layak disebut cendek-awan. Maksudnya, kalau siang cendek (pendek), bila malam hari menjadi panjang. Tapi baik Zainudin maupun Nurhaida lama-lama tidak nyaman juga, sebab pelepasan “aset” itu jika ketahuan suami pasti bisa ngamuk. Maka keduanya bersepakat, lelaki yang jarang mengajak tidur bini ini sebaiknya dibuat tidur selamanya saja. Ada tiga opsinya, yakni diracun, dicekik atau dipentung. Ternyata Nurhaida-Zainudin mengambil opsi terakir. Saat suami kerja, keduanya mempersiapkan peralatan. Tapi sampai pukul 20.00 kok Marzuki belum pulang juga? Sambil menunggu, mereka kemudian bersetubuh dulu. Ee, tahu-tahu ketiduran. Pukul 22.00 Marzuki baru pulang. Alangkah kagetnya mendapatkan istrinya setengah telanjang tidur bersama lelaki lain. Zainudin yang sedang ngiler itu langsung dihajar, tapi melawan. Golok yang sudah disiapkan segara dibabatkan ke leher Marzuki, jleb….. tewaslah seketika. Keduanya segera ditangkap. Dalam sidang baik Zainudin maupun Nurhaida divonis penjara seumur hidup. Di tingkat banding tetap ditolak, begitu pula di tingkat kasasi. Keduanya tetap harus masuk penjara seumur hidup, dengan tempat terpisah. Zainudin memang layak masuk lagi “Udin se-dunia”. (Gunarso TS)
PUNYA istri tapi jarang digauli, sama saja punya mobil jarang dikendarai. Begitu kelakuan Nurhaida, 40, dari Aceh. Dia pun nekat punya PIL. Agar lebih nyaman, bersama Zainudin, 35, sang PIL keduanya sepakat untuk membuat Marzuki, 50, tidur selamanya. Baru saja pulang kerja, suami Nurhaida ini langsung dikerjain. Setiap lelaki selalu mendambakan perkasa dalam bidang ekonomi, perkasa…
