NAH INI DIA: Eks Tenaga Kerja Luar Negeri Dikerjai Pak Kades

NASIB Musrifah, 25, dari Karawang ini sungguh memelas. Baru beberapa minggu pulang dari Arab Saudi sebagai TKW, eh malah dikerjai oleh Pak Kades sampai hamil 7 bulan. Celakanya, sementara dia disembunyikan di Subang, Pak Kades malah melamar gadis lain. Tentu saja Musrifah ngamuk dan lapor DPRD. Cerita sedih para TKW luar negri tak pernah ada habisnya. Di manca negara banyak yang jadi sasaran penistaan dan perkosaan, tapi di dalam negeri banyak para suami TKW itu berbuat asusila sendiri. Masalahnya Kementrian Tenaga Kerja sendiri , dari Sudomo hingga Muhaimin Iskandar sekarang, tak bisa mensikronkan kebutuhan para keluarga TKW tersebut, dari soal perut hingga yang di bawah perut. Yang selalu terjadi, demi urusan kebutuhan perut, musti ditunda dulu kepentingan di bawah perut. Tapi bagi TKW Musrifah yang masih single, soal yang di bawah perut belum jadi kebutuhan mendesak. Namun demikian bukan berarti dia bebas dari godaan. Ironisnya, godaan itu justru datang dari kampungnya sendiri. Masalahnya, Kades Sasmoita, 45, yang sudah beberapa waktu lamanya menduda, terus menguber-uber dirinya sehingga Musrifah pun terpaksa bertekuk lutut dan berbuka paha juga. Kades Puspasari Kecamatan Pedes Kabupaten Karawang, memang sudah cukup lama menduda. Tak jelas penyebabnya, duda ditinggal mati atau cerai. Yang pasti, gara-gara tanpa  istri di sampingnya, hidupnya menjadi sangat kesepian. Tiap malam rasanya di kampungnya itu menjadi dingin sekali, hampir-hampir 5 drajat di bawah nol. Kalau dinginnya cuasa, dengan selimut rangkap tiga, semua teratasi. Tapi dengan “kedinginan” gara-gara tanpa istri, obatnya gampang-gampang susah. Kades Sasmita kemudian mendengar info bahwa Musrifah putri Kasun III di desanya, sudah pulang dari Arab Saudi sebagai TKW. Dia lalu ingat akan status dudanya selama ini. Dia ingin sekali mengambil gadis itu jadi istrinya. Di samping wajah dan penampilan tak mengecewakan, dijadikan ibu Tim Penggerak PKK di desanya pasti sangat membanggakan. Sejak itu Sasmita sering mampir ke rumah Kasunnya. Tujuan utama bukan ketemu ayahnya, tapi ketemu anaknya. Terus terang Pak Kades mengatakan bahwa dia ingin mengambil Musrifah sebagai istri. Pak Kasun sih setuja-setuju saja, tapi semuanya kan terserah kepada sianak selaku pengguna suami. “Kalau dia mau, mangga. Tapi jika menolak, jangan dipaksa.” Kata Pak Kasun. Awalnya Musrifah tak bisa menerima aspirasi urusan bawah Pak Kades. Mana mungkin duda usia nyaris kepala lima, mau menikahi dirinya yang gadis dengan spedometer masih nol kilometer. Bekas TKW itu menyarankan agar Pak Kades berkoalisi dengan yang lain saja, misalnya para janda yang sepantar, jangan dengan perempuan yang layak jadi anaknya. Tapi Kades Sasmita bergeming, sebab yang jadi incarannya memang Musrifah seorang. Maka dia terus rajin mengapeli dan ujung-ujungnya mengajak bersetubuh bak suami istri. Awalnya selalu ditolak, tapi entah kenapa belakangan Musrifah itu bertekuk lutut dan berbuka paha. Sejak itu, asal Pak Kade main ke rumah musti minta pelayanan yang satu itu. Ironisnya, ketika tahu-tahu Musrifah hamil, Pak Kades malah berkelit bahwa belum siap menikahi. Malah gadis malang itu diekstradisi ke Patokbeusi (Subang) sampai melahirkan. Paling mengagetkan, saat bayi itu sudah lahir ada kabar bahwa Sasmita malah hendak menikah dengan perempuan lain. Kontan dia pulang ke Karawang sambil membawa bayi merahnya. Bayi itu kemudian dibawa ke DPRD Karawang untuk minta keadilan. Tegasnya, Musrifah minta Pak Kades yang tidak tanggungjawab itu ditindak tegas alias dicopot dari jabatannya. Jabatan bisa mencelat gara-gara hanya memburu nikmat. (Gunarso TS)

NASIB Musrifah, 25, dari Karawang ini sungguh memelas. Baru beberapa minggu pulang dari Arab Saudi sebagai TKW, eh malah dikerjai oleh Pak Kades sampai hamil 7 bulan. Celakanya, sementara dia disembunyikan di Subang, Pak Kades malah melamar gadis lain. Tentu saja Musrifah ngamuk dan lapor DPRD. Cerita sedih para TKW luar negri tak pernah ada…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *