NAH INI DIA: Buruh Perkebunan Sawit itu Akhirnya “Panjat” Anak Tiri

JIKA ada ayah tiri paling celamitan di Kalsel, mungkin hanyalah Sugeng, 40, warga Kotabaru. Mentang-mentang jadi buruh kelapa sawit, sekali waktu mencoba “panjat” anak tirinya, yang masih 16 tahun. Lho, kok mengasyikkan juga ya. Skandal itu terbongkar saat Sugeng larang anak tirinya pacaran dengan lelaki lain. Rupanya ayah tiri jadi predator rumahtangga sudah menjadi gejala  umum, ya? Di mana-mana sering kejadian. Ketika anak tirinya nampak cantik menggiurkan, dia terbangkitkan syahwatnya. Karena keasyikan, akhirnya anak tiri itu dimonopoli, tak boleh pacaran dengan lelaki lain. Ibarat sebuah buku, anak tiri itu dipakai untuk kalangan sendiri, tak diperjualbelikan. Sugeng warga Kelumpang Hulu, Kotabaru, menikahi janda Zuraida, 43, sekitar 5 tahun lalu, rekan sekerjanya di perkebunan kelapa sawit. Si janda punya anak bawaan 2 orang, yakni si Tanos dan satunya anak perempuan, yang kala itu masih usia bocah. Mereka otomatis menjadi tanggungjawab Sugeng sebagai kepala keluarga. Sebab jika sudah mau sama emaknya, harus pelihara juga anak-anaknya. Awalnya rumahtangga itu nampak bahagia luar biasa. Namanya punya kendaraan baru, meski hanya seken, pastilah dijajal terus. Tapi lama-lama jenuh juga, karena ternyata Zuraida tak bisa memberikan  anak untuknya. Jadi meski selalu berkeringat tiap malam, hasilnya nihil belaka. Mending jadi Timses Capres, asal banyak berkeringat pastilah ditunjuk jadi menteri atau wakil menteri. Di kala buruh sawit itu terjebak pada kejenuhan, belakangan dia melihat anak tirinya tambah gede dan mengasyikkan saja. Dalam usia 16 tahun sekarang, bodinya benar-benar seksi. Jika ayam, ini jenis babon Bangkok, karena tinggi besar. Pinjam istilah orang Jawa di Kalsel, anak ini termasuk sekel nan cemekel. Setan pun tambah mensuport keinginan Sugeng. Dia siap dimintai bantuan apa saja, asal bukan bantuan keuangan. Sebab di kalangan setan dan jin,  mereka ini tak pernah pegang uang. Jika ada setan kantongi uang, itu pastilah jenis tuyul, karena pekerjaannya memang nyolong uang milik manusia kaya. (gunarso)

JIKA ada ayah tiri paling celamitan di Kalsel, mungkin hanyalah Sugeng, 40, warga Kotabaru. Mentang-mentang jadi buruh kelapa sawit, sekali waktu mencoba “panjat” anak tirinya, yang masih 16 tahun. Lho, kok mengasyikkan juga ya. Skandal itu terbongkar saat Sugeng larang anak tirinya pacaran dengan lelaki lain. Rupanya ayah tiri jadi predator rumahtangga sudah menjadi gejala…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

chancer casino