NAH INI DIA: Nembak WIL di Tambak Asri Suami Dilaporkan ke Polisi (II)

Tentu saja Watini tak percaya segala alasan dan alibi suami. Dia-diam dia membuntuti mobil Jamal. Lho, kok masuk daerah Tambaksari. Apa suami hobi olahraga, sehingga ke stadion Tambaksari? Ternyata tak masuk stadion, tapi mobil berhenti di rumah kos-kosan Jl. Tambak Asri. Dengan dada semakin mengkap-mengkap, dia mengikuti suami masuk ke dalam. Apa lacur, ternyata Jamal masuk ke kamar seorang wanita, dan langsung tutup kamar rapat-rapat. Tentu saja Watini semakin kalut. Pastilah di dalam sedang terjadi pergulatan seru antara hidup dan mati. Pithing-pithingan, banting-bantingan! Tak kuasa menahan emosi, dia langsung gedor-gedor pintu, sambil teriak-teriak panggil nama suami, seperti orang kesurupan. Yang keluar kemudian seorang wanita, dengan pakaian seadanya. Waduh, kecurigaan Watini semakin kuat, sehingga kata-katanya meluncur deras. “Kamu pelakor, ya? Kamu pelakor, merebut suami orang!” ujar Watini. Malu jika semakin keterusan, Jamal pun keluar, menyeret istrinya keluar dari rumah kos-kosan. Di luar langsung ditampol berulang kali. Ketika istri terkapar jatuh, Jamal langsung kabur dengan mobilnya. Istri pun lapor polisi. Tapi ternyata, tiga bulan kemudian baru berhasil ditangkap, karena pindah-pindah tempat. Sampai 3 bulan nggak pulang? Bang Toyib diskon 10 persen dong! (gunarso ts)

Tentu saja Watini tak percaya segala alasan dan alibi suami. Dia-diam dia membuntuti mobil Jamal. Lho, kok masuk daerah Tambaksari. Apa suami hobi olahraga, sehingga ke stadion Tambaksari? Ternyata tak masuk stadion, tapi mobil berhenti di rumah kos-kosan Jl. Tambak Asri. Dengan dada semakin mengkap-mengkap, dia mengikuti suami masuk ke dalam. Apa lacur, ternyata Jamal…

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *